16.13
IG3

Lakukan Pengujian Penetrasi Aplikasi

Jenis Aset: Aplikasi
Fungsi Keamanan: Lindungi

Deskripsi

Lakukan pengujian penetrasi aplikasi. Untuk aplikasi kritis, pengujian penetrasi terotentikasi lebih baik daripada pemindaian yang tidak terotentikasi. Pengujian penetrasi memerlukan keterampilan dan pengalaman khusus dan harus dilakukan melalui pihak yang memenuhi syarat. Pihak yang melakukan pengujian dapat dikelola secara internal oleh perusahaan atau merupakan pihak ketiga eksternal.

Daftar Periksa Implementasi

1
Tinjau persyaratan pengamanan terhadap kondisi saat ini
2
Kembangkan rencana implementasi dengan jadwal dan tonggak pencapaian
3
Implementasikan kontrol dan prosedur yang diperlukan
4
Verifikasi implementasi melalui pengujian dan audit
5
Dokumentasikan implementasi dan perbarui prosedur operasional

Ancaman & Kerentanan (CIS RAM)

Skenario Ancaman

Kerentanan Logika Bisnis Dieksploitasi dalam Aplikasi Produksi

Confidentiality

Penyerang menemukan dan mengeksploitasi kelemahan logika bisnis kompleks yang tidak dapat dideteksi alat pemindaian otomatis, berhasil karena tidak ada penguji penetrasi terampil yang secara manual menguji alur logika aplikasi.

Kerentanan Berantai yang Mengarah ke Kompromi Aplikasi Penuh

Integrity

Penyerang merangkai beberapa temuan keparahan rendah menjadi jalur eksploit kritis yang dievaluasi alat otomatis secara individual, tetapi hanya penguji penetrasi terampil yang akan mengidentifikasi rantai serangan gabungan.

Jalur Serangan Terautentikasi Terlewat oleh Pemindaian Tidak Terautentikasi

Confidentiality

Kerentanan kritis yang hanya dapat diakses pengguna yang terautentikasi tetap tidak ditemukan karena tidak ada pengujian penetrasi terautentikasi yang dilakukan untuk mengevaluasi permukaan serangan pasca-login.

Kerentanan (Saat Pengamanan Tidak Ada)

Tidak Ada Pengujian Penetrasi Aplikasi Manual

Tanpa pengujian penetrasi aplikasi oleh penguji terampil, kelemahan logika bisnis kompleks, kerentanan berantai, dan jalur serangan terautentikasi yang dilewatkan alat otomatis tetap tidak ditemukan di produksi.

Pengujian Otomatis Saja Memberikan Cakupan yang Tidak Lengkap

Mengandalkan hanya pada pemindaian otomatis tanpa pengujian penetrasi manual menciptakan titik buta di area yang memerlukan penilaian manusia seperti logika otorisasi, manipulasi alur kerja, dan kondisi balapan.

Persyaratan Bukti

Jenis Item Bukti Frekuensi Pengumpulan
Dokumen Dokumen kebijakan yang mengatur (terkini, disetujui, dikomunikasikan) Ditinjau setiap tahun